Tag: stabbodhidharma

  • PEMBEKALAN MAHASISWA KKN STAB BODHI DHARMA TA 2025/2026

    Deli Serdang, 17 April 2026 — Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma melaksanakan kegiatan Pembekalan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat.

    Acara diawali dengan pembukaan yang berlangsung khidmat. Seluruh peserta, dosen, serta panitia mengikuti rangkaian pembukaan dengan penuh kesungguhan, ditandai dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar kegiatan KKN dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembekalan oleh para dosen. Dalam sesi ini, mahasiswa diberikan arahan, pemahaman, serta strategi pelaksanaan KKN di lapangan. Materi yang disampaikan mencakup peran mahasiswa sebagai agen perubahan, etika dalam bermasyarakat, serta pentingnya pengabdian yang berdampak bagi umat dan lingkungan sekitar. Para dosen menekankan bahwa KKN bukan hanya sekadar program akademik, tetapi juga sarana pembelajaran nyata dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan.

    Memasuki rangkaian acara berikutnya, dilakukan penyerahan simbolis berkas KKN kepada dosen pembimbing. Prosesi ini menjadi simbol dimulainya tanggung jawab bersama antara mahasiswa dan dosen dalam pelaksanaan kegiatan KKN. Penyerahan berkas ini juga menandai kesiapan administratif serta koordinasi antara pihak kampus dan tim pelaksana di lapangan.

    Dok.STAB Bodhi Dharma

    Sebagai bentuk kesiapan identitas dan kebersamaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis baju KKN kepada perwakilan mahasiswa. Baju KKN ini tidak hanya menjadi atribut resmi, tetapi juga melambangkan semangat pengabdian, solidaritas, serta komitmen mahasiswa dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

    Dok. STAB Bodhi Dharma

    Kegiatan pembekalan ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan kesiapan mental, pengetahuan, serta keterampilan yang diperlukan selama pelaksanaan KKN. Dengan persiapan yang matang, mahasiswa STAB Bodhi Dharma diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata serta membawa dampak positif bagi masyarakat sesuai dengan nilai-nilai pendidikan keagamaan Buddha.

  • Mahasiswa STAB Bodhi Dharma Sukses Laksanakan Misi Kemanusiaan Donor Darah

    STAB Bodhi Dharma kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang kemanusiaan melalui kegiatan donor darah yang berhasil dilaksanakan pada Minggu, 14 Desember 2025, bertempat di lingkungan STAB Bodhi Dharma. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para pendonor.

    Kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan yang melibatkan peran aktif mahasiswa sebagai penggerak utama. Dengan semangat kepedulian sosial, para pendonor yang hadir turut berkontribusi dalam membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Setiap tetes darah yang disumbangkan menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta harapan baru bagi banyak orang.

    Panitia pelaksana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pendonor darah yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kehadiran dan partisipasi para pendonor menjadi faktor penting dalam kesuksesan pelaksanaan donor darah.

    Kegiatan ini juga terselenggara berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak eksternal, antara lain Tim Medis Rumah Sakit Pirngadi Medan, MBI Kota Medan, MBI Deli Serdang, Dharmapala Nusantara, Yayasan Cancer Care, serta Mahadana Star News TV (MSN TV) yang turut memberikan dukungan.

    Melalui kegiatan donor darah ini, STAB Bodhi Dharma berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan mahasiswa serta memperkuat sinergi dengan berbagai organisasi dan lembaga dalam menjalankan aksi-aksi kemanusiaan. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

    Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar seluruh pihak yang terlibat senantiasa diberikan kesehatan dan kesempatan untuk terus berbagi kebaikan melalui berbagai aksi kemanusiaan selanjutnya.

  • STAB Bodhi Dharma Ikuti Survei Indeks Keberagamaan dari Kementerian Agama RI

    Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma turut berpartisipasi dalam survei Indeks Keberagamaan yang diselenggarakan oleh Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan, Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kementerian Agama Republik Indonesia.

     

    Survei ini bertujuan untuk mengukur dan memetakan tingkat pemahaman, penghayatan, serta pengamalan ajaran agama di kalangan mahasiswa sebagai bagian dari penyusunan Indeks Pembangunan Agama Nasional. Hasil survei diharapkan menjadi dasar bagi perumusan kebijakan strategis dalam memperkuat kehidupan beragama di Indonesia.

    Kegiatan survei di STAB Bodhi Dharma dikoordinir langsung oleh Bapak Sukasdi, SE., MA., Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. Sebelum pengisian kuesioner, beliau memberikan arahan kepada mahasiswa mengenai maksud dan tujuan pelaksanaan survei, serta menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa STAB Bodhi Dharma dalam mengikuti kegiatan ini.

    Dari pihak kampus, Ketua STAB Bodhi Dharma, Ibu Ong Cin Siu, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, partisipasi mahasiswa STAB Bodhi Dharma dalam survei nasional ini menunjukkan kepedulian sekaligus kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan agama dan keagamaan.

    Pengisian kuesioner dilakukan pada rentang waktu 19 Agustus hingga 6 September 2025 dengan estimasi waktu sekitar 30 menit. Sebanyak 25 mahasiswa dari berbagai semester STAB Bodhi Dharma telah berpartisipasi dalam survei ini. Atas partisipasi tersebut, STAB Bodhi Dharma memperoleh sertifikat apresiasi resmi dari Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan Kementerian Agama RI. Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan atas komitmen perguruan tinggi dalam mendukung penguatan indeks keberagamaan mahasiswa sebagai bagian dari pembangunan bangsa.

    Dengan keterlibatan ini, STAB Bodhi Dharma menegaskan kembali perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi agama Buddha yang berkomitmen mencetak generasi muda Buddhis yang berkarakter, berwawasan luas, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan kehidupan beragama di Indonesia.

  • Bhante Dhammasubho Mahāthera Kunjungi Candi Jinadhammo dan STAB Bodhi Dharma di Prasadha Jinadhammo.

    Bhante Dhammasubho Mahāthera Kunjungi Candi Jinadhammo dan STAB Bodhi Dharma di Prasadha Jinadhammo.

    Dok. STAB Bodhi Dharma

    Prasadha Jinadhammo – Deli Serdang, 18 Juli 2025 — Suasana penuh ketenangan dan berkah Dhamma menyelimuti komplek Prasadha Jinadhammo ketika Bhante Dhammasubho Mahāthera melakukan kunjungan suci ke Candi Jinadhammo dan Kampus Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma.
    Kunjungan ini disambut dengan penuh hormat oleh para bhikkhu Sangha, pengurus Prasadha Jinadhammo, serta keluarga besar STAB Bodhi Dharma. Hadir menyambut Bhante antara lain Bhikkhu Rakkhitacitto Thera, Bhikkhu Ratanapanno Thera, Ketua STAB Bodhi Dharma Ibu Mina Wongso / Ong Cin Siu, S.Psi., M.Psi., Psikolog, beserta jajaran dosen dan mahasiswa.

    Rangkaian kunjungan diawali dengan puja bakti dan pembacaan Paritta Suci di Candi Jinadhammo. Getaran spiritual dan suasana batin yang damai menyertai setiap bait Paritta yang dipanjatkan, memancarkan vibrasi perlindungan dan ketenangan kepada semua makhluk.
    Selepas sesi spiritual di candi, Bhante Dhammasubho Mahāthera melanjutkan kunjungan ke STAB Bodhi Dharma. Usai acara keagamaan di Candi Jinadhammo, Bhante Dhammasubho Mahāthera melanjutkan kunjungan ke Kampus STAB Bodhi Dharma yang berada di sebelah Candi Jinadhammo. Dalam suasana hangat dan akrab, beliau berdialog dengan jajaran pimpinan kampus STAB Bodhi Dharma, sekaligus memberikan wejangan mengenai pentingnya pendidikan Buddhis dan peran generasi muda dalam menjaga kemurnian ajaran Buddha. Pimpinan STAB Bodhi Dharma yang hadir yaitu ibu Mina Wongso selaku Ketua STAB Bodhi Dharma, Ibu Winja Kumari, S.Pd., M.Pd selaku Ketua Unit Penjamin Mutu, Ibu Nuriani, ST, S.Pd.B, S.S. MTCSOL selaku Waka 1 Bidang Akademik, Bapak Sunter Candra Yana, S.Pd., M.Pd selaku Ketua P3M, Bapak Panir Selwen, SE, M.Pd selaku Kaprodi Pendidikan Keagamaan Buddha dan para Staff.

    Dok. STAB Bodhi Dharma

    Bhante Dhammasubho Mahāthera merupakan Bhikkhu senior yang sangat dihormati di kalangan Saṅgha Theravāda Indonesia. Beliau pernah menjabat sebagai Saṅghanāyaka atau Ketua Umum Saṅgha Theravāda Indonesia pada periode tahun 2000–2003 dan Periode 2003-2006. Beliau juga dikenal luas sebagai pembimbing spiritual yang penuh kebijaksanaan, kesederhanaan, dan pengabdian dalam Dhamma.
    Kunjungan ini menjadi momen penuh berkah yang mempererat jalinan spiritual antara Saṅgha dan lembaga pendidikan Buddhis, serta memperteguh komitmen bersama dalam melestarikan ajaran Buddha secara otentik, inklusif, dan penuh kasih sayang. Semoga kegiatan ini menambah saddhā (keyakinan), pīti (kebahagiaan batin), dan semangat untuk terus melangkah di Jalan Mulia menuju pembebasan.

  • Khenpo Thubten Dorji Rinpoche Kunjungi Candi Jinadhammo dan Kampus STAB Bodhi Dharma, Medan

    Khenpo Thubten Dorji Rinpoche Kunjungi Candi Jinadhammo dan Kampus STAB Bodhi Dharma, Medan

    Deli Serdang, 15 Juli 2025 – Suasana khidmat dan penuh berkah menyelimuti kunjungan Khenpo Thubten Dorji Rinpoche bersama para murid beliau ke Candi Jinadhammo dan Kampus Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma. Kunjungan spiritual ini disambut hangat oleh Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Provinsi Sumatera Utara, Bapak Ir. Eddy Sujono Setiawan, MM, serta Pimpinan STAB Bodhi Dharma yang terdiri dari:

    Ibu Ong Cin Siu, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Ketua STAB),

    Ibu Winja Kumari, S.Pd., M.Pd. (Ketua Unit Penjamin Mutu),

    Ibu Nuriani, ST., S.Pd.B., S.S., MTCSOL (Wakil Ketua I),

    Bapak Sunter Candra Yana, S.Pd., M.Pd. (Ketua P3M),

    Bapak Panir Selwen, SE, M.Pd. (Kaprodi Pendidikan Keagamaan Buddha),
    serta para staf dosen dan sivitas akademika STAB Bodhi Dharma.

    Rombongan Khenpo Rinpoche terdiri dari para murid yang turut hadir, yaitu:

    Lama Kuenchap Yorsel,

    Lama Thubten Thsultrim Gyatso,

    Lama Thubten Pelzang,

    Lama Jigmed (Leki Dorji), dan

    Tulku Shri Singha.

    serta Umat Buddha yang mendampingi Rinpoche

    Kunjungan diawali dengan penghormatan di Candi Jinadhammo, tempat suci yang awalnya merupakan  lokasi kremasi Bhikkhu Jinadhammo Mahathera, tokoh Buddhis yang sangat dihormati. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan STAB Bodhi Dharma memberikan penjelasan mengenai sejarah berdirinya Candi Jinadhammo, serta makna mendalam dari relief-relief yang menggambarkan perjalanan hidup dan ajaran Bhikkhu Jinadhammo Mahathera.

    Dok.STAB Bodhi Dharma

    Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Kampus STAB Bodhi Dharma, di mana Khenpo Thubten Dorji Rinpoche meninjau ruang-ruang perkuliahan, sarana pendidikan, serta memberikan pemberkahan khusus kepada seluruh keluarga besar STAB Bodhi Dharma. Momen ini menjadi kebahagiaan dan kehormatan tersendiri, mempererat hubungan spiritual antara komunitas Buddhis Bhutan dan Indonesia.

    Dok.STAB Bodhi Dharma

    Profil Singkat Khenpo Thubten Dorji Rinpoche
    Lahir pada tahun 1972 di desa Khomsar, Zhemgang, Bhutan, beliau telah menunjukkan minat yang kuat terhadap ajaran Buddha sejak kecil. Beliau ditahbiskan sebagai bhikkhu pada tahun 1987 oleh HH Dodrupchen Rinpoche IV, dan melanjutkan pendidikan tinggi Buddhis di Ngagyur Nyingma Institute (NNI) di Mysore, India selama sembilan tahun. Beliau menerima gelar Khenpo pada tahun 2011.

    Saat ini, beliau memimpin Vihara Dongag Wosel Dargayling di Bhutan dan telah aktif melakukan aktivitas Dharma di Indonesia sejak tahun 2013. Kunjungan ini menjadi istimewa karena merupakan salah satu aktivitas publik pertama beliau setelah menyelesaikan masa retret panjang selama lebih dari 3 tahun (Januari 2022 – April 2025).

    Dok.STAB Bodhi Dharma

    Pimpinan STAB Bodhi Dharma menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan penuh berkah ini. Diharapkan, kerja sama dan hubungan spiritual antara komunitas Buddhis internasional dapat terus terjalin dan memberi manfaat besar bagi pengembangan pendidikan dan praktik ajaran Buddha di Indonesia.

  • Harmoni Spiritualitas dan Sains: Terobosan STAB Bodhi Dharma dan Institut Nalanda dalam Dunia Pendidikan dan Medis”

    Harmoni Spiritualitas dan Sains: Terobosan STAB Bodhi Dharma dan Institut Nalanda dalam Dunia Pendidikan dan Medis”

     

    Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Buddhis yang progresif dan responsif terhadap isu-isu kontemporer. Bekerja sama dengan Institut Nalanda, STAB Bodhi Dharma menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Mengintegrasikan Tradisi dengan Inovasi: Seminar Bisnis Chinese Medicine Modern dan Sehat Jiwa ala Buddha Dharma”, yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai GM, Kampus STAB Bodhi Dharma.

    Acara ini berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.30 WIB dan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, akademisi, praktisi kesehatan, hingga pemuka agama Buddha. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa sinergi antara spiritualitas dan sains adalah tema yang sangat relevan dan dibutuhkan saat ini.

    Penandatanganan Nota Kesepahaman

    Mengawali kegiatan, dilangsungkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara STAB Bodhi Dharma, Institut Nalanda, dan STIE PMCI, sebagai wujud komitmen kolaboratif dalam membangun pendidikan tinggi berbasis spiritualitas, teknologi, dan sosial kewirausahaan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik antar institusi, sekaligus memperluas dampak sosial dari pendidikan Buddhis di Indonesia.

    Paparan Keynote Speaker

    Seminar dipandu oleh moderator Nishari Manosmitta, S.S.. Dalam sesi keynote pertama, Dr. Sutrisno, S.IP., M.Si., Rektor Institut Nalanda, menyoroti perkembangan pesat pasar Chinese Medicine yang diperkirakan meningkat dari USD 65 miliar (2023) menjadi lebih dari USD 139 miliar pada 2034, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 7,2%. Beliau menekankan bahwa peluang ini tidak semata bernilai ekonomi, tetapi juga membuka ruang untuk mengembangkan pendekatan kesehatan holistik yang selaras dengan nilai-nilai etika Buddhis.

    Dr. Sutrisno juga mengulas kiprah internasional Institut Nalanda, termasuk kerja sama dengan Chengdu TCM University dan Jiangxi University di Tiongkok. Menurutnya, penguatan pendidikan berbasis spiritualitas seperti yang dikembangkan oleh STAB Bodhi Dharma merupakan fondasi penting dalam menciptakan pendidikan yang berdampak lintas batas dan lintas generasi.

    Keynote kedua disampaikan oleh Panir Selwen, S.E., M.Pd., yang mengangkat pentingnya integrasi antara tradisi spiritual Buddha dan inovasi di era digital. Beliau menekankan bahwa kesehatan sejati tidak hanya menyangkut jasmani, tetapi juga kesehatan batin yang mencakup ketenangan pikiran, kesadaran diri, serta kemampuan menghadapi penderitaan dengan welas asih.

    Mengutip Majjhima Nikāya dan Anguttara Nikāya, Panir menjelaskan bahwa sehat jiwa ala Buddha Dharma merupakan kombinasi antara moralitas, konsentrasi, dan kebijaksanaan. Ia juga menyoroti perlunya pengembangan kurikulum Dhamma yang menyatu dengan teknologi, moralitas, dan kewirausahaan etis, sesuai visi STAB Bodhi Dharma sebagai pusat pembelajaran Buddhis yang inovatif dan transformatif.

    Narasumber dan Materi Kesehatan Tradisional

    Sesi pertama menghadirkan Sinshe Ir. Hilman Rama Pratama, S.Ud., pendiri BSM Indonesia dan PPIKERTI, yang mengulas pengalaman praktis membangun bisnis Chinese Medicine di Indonesia. Ia menekankan pentingnya menjaga etika pelayanan, kualitas herbal, serta integrasi spiritualitas dalam praktik kesehatan. “Pengobatan bukan sekadar bisnis, melainkan bentuk pelayanan penuh welas asih,” tegasnya.

    Sesi berikutnya diisi oleh Mina Wongso, S.Psi., M.Psi., Ketua STAB Bodhi Dharma, dengan topik “Kesehatan Jiwa dalam Perspektif Ajaran Buddha.” Ia memaparkan data bahwa lebih dari 12 juta penduduk Indonesia mengalami gangguan mental, seperti kecemasan, depresi, dan insomnia. Beliau menunjukkan bahwa perempuan lebih rentan mengalami gangguan psikologis akibat tekanan hormonal, sosial, dan budaya.

    Dalam konteks Buddhis, pendekatan-pendekatan seperti:

    • Penerapan Pancasila Buddhis sebagai dasar hubungan sosial yang sehat,
    • Latihan Meditasi Metta Bhavana untuk mengatasi stres,
    • Mindful Eating dan Puasa Berkala ala Bhikkhu sebagai cara mengatur pola makan dan stabilisasi emosi,

    telah terbukti efektif secara psikospiritual dan dapat menjadi solusi alternatif dalam menghadapi krisis kesehatan mental saat ini.

    Penutupan dan Harapan

    Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, refleksi bersama, serta pembagian sertifikat. Para peserta mengapresiasi pendekatan unik seminar ini yang berhasil menyatukan nilai-nilai spiritualitas Buddha dengan inovasi kontemporer, membuktikan bahwa pendidikan Buddhis memiliki kontribusi penting dalam merespon tantangan zaman.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Dosen dan Mahasiswa STAB Bodhi Dharma, Pengurus Institut Nalanda, Kaprodi dan Mahasiswa STIE PMCI, Pengurus organisasi Buddhis, serta tamu undangan lainnya. Seminar ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan untuk membangun kehidupan yang sehat, bermakna, dan tercerahkan—baik di tingkat individu, komunitas, maupun nasional.