Monday, May 18, 2026
HomeKegiatanSTAB Bodhi Dharma Gelar Lokakarya Borobudur untuk Memperdalam Pemahaman Nilai-Nilai Buddhisme Indonesia

STAB Bodhi Dharma Gelar Lokakarya Borobudur untuk Memperdalam Pemahaman Nilai-Nilai Buddhisme Indonesia

STAB Bodhi Dharma menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Borobudur pada tanggal 8 hingga 10 Mei 2026 bertempat di Hall Serbaguna STAB Bodhi Dharma, Gedung Prasadha Jinadhammo Mahathera, Kompleks MMTC, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh STAB Bodhi Dharma dengan dukungan dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia, Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Sumatera Utara, serta Yayasan Prasadha Jinadhammo Mahathera.

Lokakarya menghadirkan Dr. Hudaya Kandahjaya sebagai narasumber utama, seorang akademisi dan peneliti Buddhisme Indonesia yang telah melakukan penelitian mengenai Borobudur selama lebih dari 25 tahun. Kegiatan ini juga dipandu oleh dr. Heru Suherman sebagai moderator.

Lokakarya Borobudur dilaksanakan sebagai sarana edukasi, refleksi, dan pendalaman ajaran Buddha dalam konteks budaya Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman umat Buddha terhadap makna filosofis Borobudur sebagai warisan spiritual Buddhisme Nusantara.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti tujuh sesi pembelajaran yang membahas berbagai tema penting, antara lain:

  1. Transmisi Ajaran Agama Buddha
  2. Prasasti Kayumwungan
  3. Agama Buddha Indonesia

Ketiga tema tersebut dipelajari secara mendalam melalui sesi diskusi dan pembelajaran interaktif yang bertujuan memperluas wawasan peserta mengenai perkembangan ajaran Buddha di Nusantara, sejarah Buddhisme Indonesia, serta keterkaitan Borobudur dengan identitas spiritual umat Buddha Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua STAB Bodhi Dharma menyampaikan bahwa Lokakarya Borobudur bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan juga momentum penting untuk memperkuat pemahaman umat Buddha terhadap akar sejarah, budaya, dan spiritualitas Buddhisme Indonesia. Beliau berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat generasi muda Buddhis untuk lebih mengenal dan melestarikan warisan luhur Buddhisme Nusantara, khususnya nilai-nilai yang terkandung dalam Borobudur sebagai mahakarya spiritual dunia.

Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Selain diikuti oleh sivitas akademika STAB Bodhi Dharma, lokakarya juga dihadiri oleh berbagai tokoh dan unsur masyarakat Buddhis, di antaranya Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Sukasdi, Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang Rames Khumar beserta jajaran, Plt. Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kota Medan Darsono beserta jajaran, Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kota Pematangsiantar Gunawan, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Sumatera Utara Eddy Sujono Setiawan beserta jajaran, Ketua WALUBI Sumatera Utara Brilian Moktar, Ketua Umat Buddha Nusantara Indonesia Charles Tandoko beserta jajaran, pengurus Ikatan Alumni Bodhi Dharma (IABD), para pandita, tokoh Buddhis, dosen, penyuluh agama Buddha, guru agama Buddha, mahasiswa, serta umat Buddha.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu memahami nilai-nilai luhur Buddhisme Indonesia, memperkuat identitas Buddhis Nusantara, serta mengintegrasikan ajaran Dhamma dalam kehidupan sehari-hari.

Lokakarya Borobudur juga menjadi ruang pertemuan dan dialog bagi tokoh Buddhis, akademisi, mahasiswa, dan umat Buddha dalam mempererat persaudaraan serta memperkuat pengembangan Buddha Sasana di Indonesia.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments