
Deli Serdang — Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma kembali menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 15 Maret 2026, di Lantai GM (Ruang Microteaching) STAB Bodhi Dharma ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepedulian sosial dan kesehatan.
Perwakilan tenaga medis dari RS Pirngadi, dr. Emi Memori Pakpahan, Mked.(Clin-Path), Sp.Pk, menyampaikan bahwa donor darah memiliki manfaat yang sangat besar, baik bagi penerima maupun pendonor. “Setetes darah yang didonorkan dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Selain itu, donor darah juga membantu menjaga kesehatan pendonor jika dilakukan secara rutin,” ujarnya.
Sementara itu, panitia pelaksana menegaskan bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar berkat dukungan berbagai pihak dan partisipasi aktif masyarakat.“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para peserta yang hadir. Ini menunjukkan bahwa kesadaran untuk berbagi dan peduli terhadap sesama semakin meningkat,” ungkap perwakilan panitia.
Salah satu pendonor yang ikut berpartisipasi juga menyampaikan motivasinya mengikuti kegiatan ini. “Saya merasa senang bisa ikut donor darah, karena selain membantu orang lain, ini juga menjadi bentuk kepedulian kita terhadap sesama,” tuturnya.
Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak, di antaranya Prasadha Jinadhammo, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAB Bodhi Dharma, RS Pirngadi, Smiling Kids Foundation, SMB Prasadha Jinadhammo, Forum Komunikasi Buddhis Perguruan Tinggi Indonesia (FKBPTI), Mahadana Star News TV, serta Dimarco. Sinergi lintas lembaga ini menjadi faktor penting dalam kesuksesan kegiatan.
Selain donor darah, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.Sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan Buddha, STAB Bodhi Dharma terus berupaya mengimplementasikan nilai-nilai Dhamma, khususnya welas asih (karuna), dalam kehidupan nyata. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud konkret kontribusi kampus dalam membangun masyarakat yang lebih peduli dan berempati.
Melalui kegiatan donor darah ini, STAB Bodhi Dharma kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berperan dalam bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.


